Pemilik Persewaan Alat Pesta di Bugul Kidul Tertipu hingga Pabrik BUMN PT Boma Bisma Indra di Pasuruan Pailit | Koran Online 23 Mei

11

Beragam peristiwa kami sajikan pada 22 Mei melalui laman media online WartaBromo. Ragam berita menarik kini kami untuk anda baca dalam koran online edisi Sabtu (23/5/2026). Mulai Pemilik Persewaan Alat Pesta di Bugul Kidul Tertipu hingga Pabrik BUMN PT Boma Bisma Indra di Pasuruan Pailit:

1. Pemilik Persewaan Alat Pesta di Bugul Kidul Tertipu Order Donor Darah Fiktif, 170 Kursi Raib dan Rugi Rp42 Juta

Pasuruan (WartaBromo.com) – Nasib apes dialami Ikhwan Arif (39), pemilik usaha persewaan perlengkapan pesta asal Jalan Sultan Agung, Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Sebanyak 170 kursi miliknya raib diduga dicuri usai dikirim untuk kegiatan donor darah di Kelurahan Tembokrejo.

Peristiwa itu bermula saat Ikhwan menerima pesanan kursi dari seseorang bernama Hardiansyah pada Rabu (20/5/2025) sore. Kursi tersebut rencananya digunakan untuk kegiatan sosial donor darah yang disebut akan digelar pada Jumat dan Sabtu. Baca selengkapnya.

2. Pemilik Persewaan Alat Pesta di Bugul Kidul Tertipu Order Donor Darah Fiktif, 170 Kursi Raib dan Rugi Rp42 Juta

Gondangwetan (WartaBromo.com) – Seekor ular piton sepanjang kurang lebih 3 meter yang berkeliaran di jalur wisata menuju Bromo, tepatnya di Dusun Terate, Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, akhirnya berhasil dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasuruan, Jumat (22/5/2026) malam.

Kemunculan ular berukuran besar itu sempat membuat resah warga sekitar hingga para pengguna jalan yang melintas di jalur wisata tersebut. Informasi yang dihimpun menyebutkan, ular piton itu beberapa hari terakhir kerap muncul di sekitar selokan dan area pinggir jalan. Baca selengkapnya.

3. Miris! Anak SD dan Balita Masih Mengemis di Jalanan Pasuruan

Bangil (WartaBromo.com) – Keberadaan anak jalanan di sejumlah titik strategis Kabupaten Pasuruan terus menjadi sorotan. Salah satunya seperti yang sering terlihat di persimpangan Bypass Taman Dayu Pandaan, di mana aktivitas meminta-minta dari pengguna jalan kerap dijumpai.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan tersebut tidak hanya dilakoni oleh orang dewasa. Anak-anak usia sekolah dasar (SD) juga sering terlihat di lokasi. Bahkan, beberapa di antaranya kedapatan menggendong balita demi menarik empati para pengendara yang melintas. Baca selengkapnya.

4. Bupati Pasuruan Akui Penertiban Pengemis Sering ‘Kucing-kucingan’ karena Minim Personil

Bangil (WartaBromo.com) – Aktivitas masyarakat yang meminta-minta di sejumlah titik strategis dan persimpangan jalan provinsi di wilayah Kabupaten Pasuruan masih marak terjadi. Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan dan pelaku aksi itu sendiri, fenomena ini dinilai menjadi cerminan masih tingginya angka pengangguran dan kemiskinan di daerah tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu titik yang paling sering dijumpai aktivitas ini adalah di persimpangan Bypass Taman Dayu, Kecamatan Pandaan. Setiap hari, tampak warga berdiri di jalanan mengharapkan empati dan uluran tangan dari para pengendara. Mirisnya, kegiatan ini seolah telah menjadi kebiasaan karena hampir tidak pernah tersentuh pengawasan maupun penertiban dari aparat penegak Peraturan Daerah (Perda). Baca selengkapnya.

5. Pabrik BUMN PT Boma Bisma Indra di Pasuruan Pailit dan Terbengkalai

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kondisi salah satu aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Boma Bisma Indra (Persero) atau PT BBI yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, kini sangat memprihatinkan. Perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, fabrikasi, permesinan, dan jasa rekayasa (engineering) tersebut saat ini tengah berada dalam fase kebangkrutan atau pailit.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, kompleks pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 30.000 meter persegi itu tampak sudah tidak terawat. Dinding luar bangunan yang terbuat dari asbes besi terlihat mulai berkarat, sementara halaman dan area sekitar pabrik dipenuhi rumput liar. Bahkan, salah satu struktur bangunan di dalam area pabrik diketahui telah roboh. Baca selengkapnya.

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.