Ini Kronologi Saat Polwan Kena Begal Motor

0
2

Pasuruan (wartabromo.com) – Seorang personil polwan (polisi wanita) Polresta Pasuruan menjadi korban aksi kawanan begal saat melintas di jalan raya pantura Kabupaten Pasuruan, Senin (14/8/2107). Motor dan dua handphone yang tersimpan dalam jok, amblas setelah diancam dengan todongan senjata tajam mirip celurit.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Rizal Martomo menjelaskan, polwan bernama Bripda Puji Lestari (21), sehari-hari berdinas di Polsek Gadingrejo Polres Pasuruan Kota.

Disebutkan, ia menjadi korban aksi pembegalan dalam sebuah perjalanan untuk bertugas.

Dari berbagai informasi diketahui, dengan motor vario  L-6881-WE, dari arah barat wanita muda ini melintas di jalan raya Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Pasuruan sekitar pukul 04.30 WIB pagi tadi.

Namun saat mendekati jembatan Kraton, dua orang berboncengan motor, tiba-tiba memepet Puji dan meraih kontak hingga mesin motor vario itu berhenti mendadak.

Sesaat kemudian, dua orang lainnya dengan mengendarai motor muncul dari arah belakang sebelah kanan motor Puji.

Salah seorang pelaku yang baru muncul itu langsung menghantam helm yang dikenakan korban dengan sebuah benda mirip celurit.

Tidak itu saja, orang tersebut dengan nada menghardik juga meminta kepada Puji untuk turun dari atas motor berwarna putih itu.

Polwan inipun coba menuruti kemauan kawanan ini dengan turun secara perlahan dari atas motor.

Namun salah satu pelaku lainnya malah secara kasar, menghempaskan salah satu tangan korban yang masih memegang stang motor. Aksi pukul helm dengan benda tajam juga sekali lagi dialami oleh sang polwan.

Sementara dari keterangan korban, satu motor lainnya diduga bagian kawanan ini juga terlihat seperti tengah berjaga-jaga.

Hingga akhirnya motor vario dikuasai dan dibawa kabur oleh kawanan ini ke arah timur. Selain motor, dua unit handphone dipastikan hilang karena tersimpan dalam jok motor.

Korban pun tidak bisa berbuat apa-apa, meskipun saat itu langsung berteriak minta tolong kepada sejumlah warga maupun pengguna jalan lain.

Salah satu warga bernama Heri diantaranya, diterangkan juga sempat berupaya mengejar kawanan ini, namun tetap saja gagal.

Kini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap kawanan begal jalanan ini dengan mengerahkan seluruh jajaran.

“Kami sudah melakukan pengejaran pada para pelaku dengan mengerahkan hampir seluruh jajaran terutama Satreskrim dan polsek,” tegas Rizal Martomo. (ono/ono)