Ada Proyek Tol Pandaan – Malang, Jalan Desa Ini Jadi Mirip Pematang Sawah

0
131

Purwosari (wartabromo.com) -Kerusakan parah di jalan penghubung antar desa tepatnya di Desa Tejowangi Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan kian dikeluhkan oleh warga.

Kondisi jalan desa yang dijadikan jalur utama perekonomian warga tersebut rusak parah setelah desa ini dilalui proyek pembangunan tol Pandaan – Malang. Padahal, pembangunan jalan desa tersebut baru beberapa bulan dikerjakan dengan dana APBD pada awal tahun 2017 lalu, termasuk pembangunan plengsengan di kanan kiri jalan.

Banyaknya lalu lalang kendaraan bertonase berat milik kontraktor pelaksana pembangunan tol menjadi penyebab utama kerusakan parah jalan desa terutama di sepanjang 200 meter sejak SMAN Purwosari hingga Dusun Kemirahan.

“Jalannya kaya pematang sawah. Apalagi kalo pas hujan. Parah sekali, membahayakan pengguna jalan, ” kata Anyk, salah seorang warga setempat.

Pihak pelaksana proyek tol, beberapa kali telah melakukan perbaikan yang bersifat sementara. Namun, lantaran aktivitas lalu lalang kendaraan cukup tinggi, kini jalan itu pun kembali mengalami kerusakan yang semakin parah.

“Dulu sudah diperbaiki sementara. Tapi ya asal – asal saja. Sekarang mala kaya gak diperhatikan, ” ujar Toha, warga lainnya.

Atas desakan warga, kini Pihak Pemerintah desa setempat akhirnya mengirimkan surat permohonan perbaikan jalan desa tersebut kepada Bupati Pasuruan.

“Jalan dan drainase desa kami rusak parah dan banyak yang dirugikan. Kami memohon agar jalan tersebut segera dilakukan perbaikan, ” tulis Kepala Desa Tejowangi, M. Yasin.

Sementara itu, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf kepada wartabromo.com, sempat menyatakan, pihaknya telah memastikan jika pihak pelaksana jalan tol Pandaan – Malang harus bertanggungjawab atas kerusakan jalan desa tersebut.

“Saya gak mau kalo dibiarkan begitu saja. Melalui Dinas PU dan Bina Marga saya ingin memastikan harus diperbaiki total seluruh kerusakannya jika sudah selesai, ” tegasnya, beberapa waktu lalu.

Hingga berita ini ditulis, pihak pelaksana proyek jalan tol Pandaan – Malang yakni PT. PP belum bisa dikonfirmasi terkait keluhan warga tersebut. (yog/yog)