12:07 - Jumat, 20 Juli 2018
Senin, 24 Oktober 2016 | 23:30

Ada Perekrutan Pasukan Berani Mati, Ini Sikap PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan

Pasuruan (wartabromo) – Munculnya pengumuman perekrutan pasukan berani mati pengawal fatwa MUI yang tersebar secara viral di media sosial membuat PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan mengambil langkah tegas untuk menyikapinya.

Ketua GP Ansor Kabupaten Pasuruan, Farid Syauqi menyatakan pihaknya meminta kepada jajaran Ansor dan Banser untuk selalu waspada terhadap gerakan atau ajakan yang mengatasnamakan santri Pasuruan dan tetap melakukan koordinasi dan patuh terhadap seluruh keputusan PCNU Kabupaten Pasuruan.

Berikut pernyataan resmi PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan yang diterima redaksi :

Assalamu’alaikum. Terkait dg adanya ajakan atas nama Aliansi Santri Pasuruan dalam memperingati Hari santri dan menggelorakan resolusi jihad KH. Hasyim Asy’ari melalui “perekrutan” pasukan berani mati pengawal fatwa MUI maka kami GP Ansor Kabupaten bersikap mengintruksikan :

1. Kepada seluruh kader yang berada di wilayah Kabupaten Pasuruan agar dalam merespon hal tersebut menggunakan jalur Koordinasi Institusi

2. Patuh dan menjalani segala keputusan PCNU Kab. Pasuruan

3. Melakukan pemantauan terhadap gerakan – gerakan atau ajakan – ajakan pihak lain yang mengindikasikan menggunakan atas nama “santri” di sekitar wilayah Kabupaten Pasuruan

4. Segera melaporkan jika ada warga Nahdliyin yang terpengaruh ajakan tersebut.

Demikian harap menjadi perhatian.Wassalam 

PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan.

IMG-20161014-WA0017-800x450Selain PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, akun resmi Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS) Pasuruan juga menyatakan sikapnya melalui statusnya

Kami, Ikatan Alumni Santri Sidogiri Pasuruan, sebagai basis Alumni terbesar di Pasuruan, sama sekali #TIDAK TERLIBAT dalam aliansi santri Pasuruan yang telah menerima pendaftaran pasukan berani mati. Bagi kami, jihad adalah mengaji.

Untuk diketahui, pengumuman perekrutan pasukan berani mati pengawal fatwa MUI tersebut menjadi viral setelah diunggah oleh seseorang ke medsos.

Berikut bunyinya :

Dalam rangka peringatan hari santri nasional sekaligus menggelorakan resolusi jihad KH.Hasyim Asy’ari, aliansi santri pasuruan akan mendeklarasikan pasukan berani mati pengawal fatwa MUI terkait penistaan Alquran.
Agenda :
22 – 28 okt > pendaftaran
28 okt > deklarasi
29 – 31 okt > Gemblengan
1 Nop > Sowan habaib & kyai sepuh pasuruan
2 Nop > Tawassul ke auliya’ dan masyayikh pasuruan
3 Nop > Persiapan/ menunggu komando dr panglima pusat (jakarta)

syarat anggota :
1. Laki2
2. umur 21 th keatas
3. Umur 17 – 20 (harus ijin orang tua)
4. mengisi surat pernyataan
5. siap brgkat ke jakarta

ttd :
korlap
Gus Ujay Almanaqi kontak 0822-3057-2058

mengatahui :
panglima
Gus Sunardi , kontak 0838 3388 0043

(yog/yog)

Filed in

Bupati Irsyad Ingin Santri Terus jadi Aktor Pembangunan

Soal Ajakan Demo, Habib Taufik : Ada yang Mencatut Nama Saya