12:53 - Sabtu, 25 November 2017
Selasa, 22 Maret 2016 | 16:46

Debit Umbulan Disebut Tinggal 3.200 Liter/detik

debit umbulanWinongan (wartabromo) – Debit air Umbulan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, terus menyusut dari tahun ke tahun. Saat ini debit sumber air terbaik kedua di dunia ini disebut tinggal 3.200 liter/detik.

Sumber Air Umbulan rencananya akan dimanfaatkan untuk proyek pengadaan air minum (PAM) 5 daerah antara lain Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Kota/Kabupaten Pasuruan. Proyek yang didanai APBN sekitar Rp2 triliun direncanakan mengalirkan air sebanyak 4.000 liter/detik untuk 5 daerah di atas. Padahal kondisi sumber air Umbulan terus menyusut dari waktu ke waktu. Pada 1990-an, debit air Umbulan sebanyak 6.000 liter/detik, namu terus menyusut.

“Hasil penelitian dan analisa kami dan Balai Besar Brantas wilayah Gembong-Pekalen hingga Kamis (17/3) debit air Umbulan tinggal 3.200 liter/detik,” kata Gunawan Wibosono, Hidrolog Universitas Brawijaya Malang, saat peringatan Hari Air Dunia di dekat sumber air Umbulan, Selasa (22/3/2016).

Kata dia, harus dilakukan gerakan terpadu untuk mengembalikan debit air Umbulan dengan melakukan konservasi di daearh tangkapan air, yakni di kawasan Pegunungan Bromo.

Mahrus Solikin, pegiat lingkungan yang sering meraih penghargaan tingkat nasional maupun  internasional, menyampaikan, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kelestarian sumber-sumber air. Bukan hanya sebatas pada upaya penyadaran saja, tapi semua elemen masyarakat harus terlibat, terutama masyarakat di pinggiran hutan.

“Sejak tahun 1980-an saya mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk selalu menjaga hutan, agar air tetap lestari,” kata Mahrus. (fyd/fyd)

Komentar Anda

Komentar

Peringati Hari Air se-Dunia, PWI Ajak Perusahaan Peduli Konservasi

Pemerataan Industri Jadi Fokus di 2017