2 Bulan Pasuruan Diterjang Bencana, Kerugian Terhitung Mencapai Rp. 15,9 Miliar

0
197

Pasuruan (wartabromo.com) – Akibat bencana alam baik tanah longsor maupun banjir yang mendera wilayah Kabupaten Pasuruan selama 2 bulan terakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat kerugian yang dialami mencapai Rp 15,9 Miliar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana mengatakan, kerusakan terbesar terjadi akibat jebolnya tanggul penahan sungai yang mencapai sekitar 13 Miliar sehingga membutuhkan perbaikan.

Data tersebut terhitung mulai akhir bulan Desember 2016 hingga kini 10 Februari 2017.

“Kerusakan tanggul yakni di jalur sungai wrati, kedunglarangan, Mbadong, Welang, Petung, Rejoso dan Laweyan Kecamatan Gempol, Beji, Bangil, Kraton, Rejoso, Gondangwetan, Grati, Winongan, Nguling dan Lumbang, ” kata Bakti.

IMG-20170125-WA0073

Selain itu, akibat bencana alam yang terjadi selama beberapa kali tersebut, menimbulkan kerusakan jalan dan penyangga jembatan serta saluran pipa air bersih seperti jalan Kecamatan Kraton, Beji, Pandaan, Tosari, Gempol dan Winongan.

“Kerusakan jalan dan jembatan ini mencapai sekitar 1,5 miliar rupiah, ” ujar Bakti.

Tak hanya itu, lanjutnya, bencana yang meliputi banjir yang telah merendam ratusan lahan pertanian di sejumlah daerah serta angin kencang dan tanah longsor telah merusak rumah warga mengakibatkan kerugian mencapai sekitar 1,1 miliar.

“Kerusakan rumah warga ini terjadi di 13 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, ” terangnya. (ros/yog)