Rias Evi Kian Menjadi, Kritik Pedas Ketua DPRD Hingga Visi Pasuruan Maslahat

0
174

Pasuruan (wartabromo.com) – Politisi Demokrat yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pasuruan, Evi Zainal Abidin semakin berani menyampaikan sikap – sikap politiknya secara terbuka melalui akun media sosial resminya Rias Evi.

Berdasarkan pantauan terbaru wartabromo.com, Evi yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi XI tersebut mengeluarkan pernyataan cukup pedas menjelang pelaksanaan sidang paripurna alat kelengkapan dewan (AKD) di DPRD Kabupaten Pasuruan.

Melalui akun resmi miliknya, adik kandung Wakil Bupati Pasuruan tersebut mengkritisi sikap Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan yang dianggap tidak mampu dalam menjalankan kewibawaan lembaga DPRD.

FB_IMG_1487638099775

Sumber : FB Rias Evi

Mencermati perkembangan sidang paripurna DPRD Kab Pasuruan malam ini, sangat disayangkan jika Mas Dion Pasuruan sebagai ketua DPRD sudah tidak mampu lagi menjadi tumpuan kewibawaan lembaga.” Tulis perempuan yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan (2009-2014) itu sambil menandai akun Facebook milik Sudiono Fauzan, Selasa (21/2/2017).

Tak hanya itu, Rias Evi juga membalas komentar pengikutnya yang mempertanyakan tentang visi misi Pasuruan maslahat yang diusung oleh pemerintahan Irsyad Yusuf – Riang Kulup Prayudha.

Sudah sangat maslahat dek, meski hanya untuk sebagian kecil masyarakatnya saja. Itulah sebab saat kita mempertanyakan maslahat, ada mereka yang tidak suka dan tidak sepaham. Karena mungkin kacamata kehidupan mereka sudah begitu identik dengan kemaslahatan dalam keseharian hidupnya,” balas Rias Evi.

Dari hasil penelusuran wartabromo.com, DPRD Kabupaten Pasuruan sedang melakukan rapat internal membahas rencana perombakan alat kelengkapan dewan sesuai dengan tatib DPRD nomer 1 tahun 2015 tentang masa jabatan.

Isu yang santer beredar, Fraksi Partai Demokrat yang sebelumnya mendapatkan kursi Ketua Komisi I dan Sekretaris Komisi II serta Wakil Ketua Komisi III dikabarkan bakalan kehilangan kursinya. Meski demikian, nama – nama anggota DPRD yang akan menempati komisinya belum ditetapkan melalui sidang paripurna. (yog/yog)