15:12 - Selasa, 25 November 0628
Rabu, 22 Maret 2017 | 15:51

PLTU Paiton Didemo Ratusan Massa

Paiton (wartabromo.com) – Ratusan massa pengepul besi tua berunjuk rasa di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton, Rabu (22/3/2017) siang. Kericuhan pecah, saat massa mencoba menerobos barikade petugas kepolisian. Sejumlah korban berjatuhan, akibat terkena tembakan gas air mata.

Aksi saling dorong terjadi di pintu gerbang PT. Impomi Enegrgy di komplek PLTU Paiton. Tak lama berselang, massa bertambah banyak dengan mengendarai sepeda motor. Kedatangan mereka, menuntut proses lelang jual beli besi tua bekas milik PLTU agar berlangsung transparan. Serta para pengepul besi tua mendapatkan jatah yang sama.

“Kami mensinyalir bahwa dalam proses lelang yang sudah dilaksanakan, pegawai disini bermain. Dengan cara memodali pedagang lain, sehingga mampu membeli dengan harga yang lebih tinggi. Karenanya kami menuntut transparansi,” ujar Nanang, salah satu demonstran.

Kericuhan pecah, saat massa mencoba menerobos barikade petugas kepolisian untuk menemui pimpinan perusahaan. Massa juga mencoba mendobrak pagar pintu masuk kantor penyedia setrum listrik itu.

IMG-20170322-WA0122

Aksi baku hantam, antar massa dan petugas kepolisian tak dapat dihindarkan. Guna membubarkan amuk massa, sejumlah satuan petugas anti huru hara dan mobil water canon diterjunkan ke lokasi kerusuhan. Namun demikian,  aksi massa semakin beringas, beberapa diantaranya mencoba menaiki mobil water canon.

Menghindari aksi amuk massa yang semakin brutal, petugas kemudian menembakkan gas air mata ke kerumunan massa. Beberapa massa, membuyarkan diri, bahkan ada yang pingsan terkena tembakan gas air mata.

Aksi massa kali ini, merupakan simulasi pengamanan petugas kepolisian bekerja sama dengan PLTU Paiton, sebagai bentuk persiapan jika sewaktu-waktu aksi massa benar-benar terjadi. “Yang menjadi titik rawan di obyek vital ini adalah saat proses pelelangan besi tua dan proses rekrutmen tenaga outsourcing. Dengan latihan ini, diharapkan anggota siap ketika terjadi demo sungguhan,” kata Kompol Budi Sulistiyanto, Kabag Ops Polres Probolinggo.

Dalam simulasi pengamanan yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam tersebut, sebanyak 125 personil gabungan diterjunkan Polres Probolinggo. Diantaranya, 1 SSK Dalmas, 25 personil pengamanan tertutup,dan 1 pleton dari Binluh. (saw/saw)

Komentar Anda

Komentar

Rumahnya Diterjang Angin, Kedua Warga Terima Bantuan dari Walikota

BPBD Droping Air Bersih Ke 1.700 KK Terdampak Longsor Madakaripura