16:00 - Tuesday, 25 July 2017
Monday, 3 April 2017 | 22:38

Irsyad Yusuf Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Inspiratif 2017 Kategori Agro Industri


Jakarta (wartabromo.com) – Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf kembali menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Inspiratif 2017 untuk kategori Agro Industri versi Majalah SINDO Weekly.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia, Eko Putro Sandjoyo dalam acara SINDO Weekly Government Award 2017, di Flores Ballroom Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (03/04/2017).

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf merupakan satu dari 22 Bupati, 13 walikota termasuk Walikota Pasuruan, Setiyono yang meraih penghargaan dalam kategori UMKM, dan 4 Gubernur di Indonesia.

IMG-20170403-WA0155

Pemimpin Redaksi SINDO Weekly, Nevy A. Hetharia mengatakan, Bupati Irsyad dinilai telah berhasil mengalami metamorfosis yang sangat cepat dalam berimprovisasi demi kemajuan pembangunan daerah yang dipimpinnya. Hal tersebut diperlihatkan dengan kemampuanya dalam melahirkan inovasi dan kreatifitas tinggi dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah.

“Saya lihat Bupati Irsyad ini orangnya entertainer, jadi pastinya banyak ide dan gagasan baru untuk kemajuan Kabupaten Pasuruan. Kita tidak sembarangan memilih kepala daerah secara acak, tapi berdasar penilaian yang kami lakukan bersama dengan beberapa pihak,” kata Nevy dalam sambutannya.

Penilaian yang dimaksud telah melalui riset dari berbagai referensi, kemudian tim redaksi menentukan tiga nominator pemenang untuk masing-masing kategori.

Menurut Nevy, setiap nominator diminta mengirimkan data-data mengenai keistimewaan yang dimiliki sesuai kategori yang ditetapkan.

“Kita juga melakukan observasi ke sejumlah daerah termasuk Kabupaten Pasuruan. Observasi meliputi wawancara tatap muka dengan akademisi, masyarakat dan kepala daerah. Hasil observasi kemudian kami diskusikan bersama ketua tim juri sebagai rujukan untuk menentukan pemenang. Saya ucapkan selamat untuk Bupati Irsyad yang mati-matian memajukan Kabupaten Pasuruan menjadi daerah yang maju dan menginspirasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad menegaskan bahwa penghargaan yang diterimanya adalah bagian dari kerja keras semua pihak dalam rangka mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang Sejahtera dan Maslahat. Untuk bidang agro industri, Pemkab Pasuruan terus menerus mempromosikan potensi agroindustri alias pertanian bukan hanya pada pasar lokal saja, melainkan go national.

“Kita selalu mengagendakan pameran yang kita gelar di luar daerah, bahkan di luar jawa. Dalam pameran itu, semua produk pertanian unggulan kita bawa, khususnya hasil buah, bunga dan sayur yang jadi ikon kita seperti bunga krisan dan sedap malam, mangga gadung klonal 21, kentang garifta, apel rome beauty, durian kakap sampai paprika dan lainnya. Dan setiap kali pameran, semua produk kita ludes terjual sebelum pameran berakhir,” ucap Irsyad sesaat setelah awarding selesai dilakukan.

Sedangkan untuk kebutuhan masyarakat lokal, Pemkab Pasuruan selalu menyelenggarakan kegiatan dalam rangka mengenalkan produk pertanian Kabupaten Pasuruan, diantaranya Apel Pagi (Apel Pasuruan Manalagi), Bursa Durian Kakap (Khas Kabupaten Pasuruan), Pameran Mangga Gadung Klonal 21, Panen Raya padi, jagung dan gandum hingga pameran-pameran yang diselipkan di setiap acara Pemkab Kabupaten di semua kecamatan se-Kabupaten Pasuruan.

“Kita baru saja selesai menggelar Bursa Durian Kakap di Kawasan Wisata Cheng Hoo Pandaan, dan hasilnya baru sehari digelar durian sudah habis dibeli oleh para penyuka durian. Itu adalah salah satu bukti bahwa kita mengeksplore semua potensi pertanian agar semakin dikenal luas oleh masyarakat di manapun berada. Dan alhamdulillah kerja keras kita bukan hanya dihargai oleh pemerintah pusat saja, melainkan dunia luar seperti Majalah SINDO, Tempo, Kompas, Jawa Pos dan pihak-pihak lainnya,” urainya.

Di sisi lain, Menteri Eko menghimbau kepada semua kepala daerah agar saling kejar mengejar untuk menjadi pemimpin yang diidolakan oleh masyarakat, baik dalam hal inovasi, keberanian, keuletan dan kerja keras dalam membangun daerah yang dipimpinnya. Terlebih saat ini Pemerintah pusat meningkatkan jumlah transfer ke daerah ketimbang anggaran di kementerian itu sendiri.

“Transfer dari pemerintah ke daerah jangan lama-lama disimpan di Bank, tapi harus diputar untuk kegiatan proyek pembangunan agar segera terjadi pergerakan ekonomi di daerah itu sendiri. Untuk itu, saya menghimbau kepada semua Gubernur, Bupati dan Walikota untuk segera mempunyai program yang terencana dan terukur dan langsung diaplikasikan ke masyarakat dengan segera,” jelasnya.

Selain Menteri Eko, acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, Hary Tanoesudibjo selaku CEO MNC Group dan Soni Sumarsono, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri. (mil/yog)

Komentar Anda

Komentar

HM Nawi, Sekda Kabupaten Probolinggo Meninggal Dunia

Pemkab Probolinggo dan UNICEF Komitmen Sukseskan KLA