20:06 - Senin, 11 Desember 2017
Jumat, 17 November 2017 | 13:55

Karyawan PG Pajarakan Tewas Tersengat Listrik

Probolinggo (wartabromo.com) – Seorang karyawan Pabrik Gula (PG) Pajarakan ditemukan tewas, diduga tersengat listrik saat memperbaiki pompa air, Jumat (17/11/2017). Peristiwa di kompleks asrama dinas PG Pajarakan di Dusun Karangrejo, Desa Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo itupun gegerkan warga.

Korban diketahui bernama Marijo, 50, warga RT 2/ RW 1 Desa Jetis, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, tewas di asrama dinas.

Korban pertama kali ditemukan oleh Supardi, rekan kerja korban, sekitar pukul 7.00 WIB. Saat itu, Marijo yang biasanya pada pukul 4.30 WIB sudah beraktivitas, ternyata tak kelihatan sama sekali. Curiga tak melihat Marijo bekerja, Supardi mendatangi asrama korban. Ia pun mengajak Aziz, karyawan lainnya. Sesampainya di depan tempat tinggal Marijo, keduanya kemudian mengetuk pintu. Namun tidak ada jawaban, sementara sepeda motornya ada di luar.

“Pintunya dikunci dari dalam. Karena curiga saya kemudian ambil linggis untuk mencongkel daun jendela samping. Ketika sudah masuk di ruang tamu nggak ada. Kemudian kami mencarinya ke kamar tidur, namun tidak ada juga,” ujar Supardi.

Keduanya lantas menghubungi nomor seluler korban. Ternyata, ponsel korban ada di dalam kamar tersebut. Setelah itu, mereka berdua menuju dapur. Alangkah terkejut, keduanya menemukan Marijo tergeletak di lantai dapur. Pada tangan kiri korban memegang kawat kabel yang sudah terkelupas.

“Kami kemudian laporan ke pos keamanan,” tutur Supardi terlihat masih syok.

Pihak keamanan PG kemudian melanjutkan ke polisi. Tak berselang lama, petugas Polsek Pajarakan datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dugaan korban tersengat listrik itu, dikuatkan dengan kondisi jenazah korban yang memegang kabel yang terkelupas.

“Kondisi korban alami luka bakar pada tangan kiri, dada sebelah kiri dan lengan kanan. Diduga kuat korban tersengat arus listrik saat hendak memperbaiki pompa air yang ada di dekat dapur,” ungkap Kapolsek Pajarakan, AKP Kukuh Junar Effendi.

Jasad korban kemudian dievakusai ke RS Wonolangan yang satu grup usaha dengan PG Pajarakan. Selepas di rumah sakit, jenasah korban langsung dibawa ke rumah duka di Besuki, Situbondo. (cho/saw)

Filed in

Jalan Ambrol di Sapikerep, Pengendara ke Wisata Bromo Diminta Waspada

Beejay Karaoke Terbakar