Prihatin, Kids Jaman Now Ngelem Dekat Masjid

0
63

 

Probolinggo (wartabromo.com) – Dua remaja terpergok ngelem di dekat Masjid Ar-raudhah Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (14/12/2017). Mereka pun diamankan Satpol-PP, untuk diserahkan kembali ke orang tua.

Informasi yang dihimpun wartabromo.com, kedua remaja berinisial DC dan DN, warga Desa Sumurdalam, Kecamatan Besuk, Probolinggo. Mereka sebelumnya, seperti tengah beristirahat, duduk-duduk di bawah pohon, memegang kantong plastik bening. Sesekali, keduanya meniup kantong plastik hingga terisi penuh udara. Lepas itu, udara yang berada didalam kantong itu, dihirup dengan cara mendekatkan hidung.

Belakangan diketahui, kantong plastik yang digenggamnya berisi lem merek fox.

Nah, saat tengah asyik ngelem, anggota Satpol-PP Kabupaten Probolinggo melintas. Begitu melihat anggota Satpol-PP, keduanya ketakutan dan membuang bungkusan plastik di tangannya. Tentu saja, sikap itu memancing kecurigaan petugas hinggay mendekati keduanya.

“Saat itu, anggota hendak ke sentra PKL yang berada di belakang masjid,” kata Budi Utomo, anggota Satpol-PP.

Kecurigaan anggota itu ada benarnya, karena begitu didekati keduanya berusaha lari. Namun, petugas rupanya cukup sigap, karena remaja tanggung itu tetap tertangkap.

Diketahui kemudian, DC dan DN masih duduk di salah satu Madrasah Tsanawiyah swasta di Probolinggo. Barang bukti berupa 1 kaleng lem fox dan 2 plastik berisi lem, pun diamankan.

Keduanya lantas dibawa ke kantor Satpol-PP yang tak jauh dari masjid Ar-raudhah untuk mendapatkan pembinaan.

“Tentunya kami sangat menyayangkan tingkah mereka. Tidak sepantasnya diusia semuda itu, melakukan tindakan yang tidak pantas, apalagi mereka masih sekolah,” kata pria yang menjadi koordinator TRC ini.

Kepada petugas, kedua remaja dibawah umur itu, mengaku sudah sering ngelem di sejumlah tempat. Tidak ada pengakuan, siapa yang mengenalkan dan mengajari cara-cara membahayakan kesehatan itu.

Agar tak lepas dari pengawasan, orang tua kedua anak itu serta Kepala Desa Sumurdalam dipanggil ke kantor Satpol PP. Harapannya, orangtua dapat lebih membimbing sehingga anak-anaknya tidak mengulangi kegiatan tak patut ditiru ini. (cho/saw)