P2DB SPMN 10 Probolinggo Tak Terpengaruh Kebakaran Eratex

0
225


Probolinggo (wartabromo.com) – Kepulan asap kebakaran Eratex Djaja yang mengarah ke sisi utara, membuat lingkungan SMPN 10 Kota Probolinggo diselimuti asap. Meski begitu, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (P2DB) di sekolah ini tetap berlangsung pada Rabu (11/7/2018).

Sekolah ini letaknya persis berada di utara gedung kain Eratex yang terbakar. Hanya saja, dibatasi dinding tembok saja. Sehingga lokasi sekolah yang berada di jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran ini diselimuti asap tebal. Meski asap akibat kebakaran masih melambung tebal, pihak sekolah melangsungkan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (P2DB).

“Betul mas, saat ini proses daftar ulang. Kami menyediakan masker bagi peserta yang daftar ulang, begitu juga untuk guru dan karyawan sekolah. Agar pernafasan mereka tidak terganggu dengan asap dari Eratex,” kata Kepala SMPN 10 Probolinggo, Kamsi Arianto kepada wartabromo.com.

Kamsi menuturkan pada saat kebakaran yang melanda Eratex pada Selasa kemarin, pihaknya sempat was-was. Sebab, bara api dari atap alumunium gudang Eratex bertebaran di sekolah itu. Karyawan dan guru bergantian memadamkan bara api yang masuk ke area sekolah. Sebab, kondisi kering pada tanaman berpotensi menimbulkan kebakaran di lembaga pendidikan itu.

Apalagi saat itu sebagian gedung laboratorium sempat terbakar terjilat kobaran api. Sehingga mereka mengevakuasi peralatan laboratorium dan buku-buku ke tempat yang aman.

“Api sempat menjalar dibagian belakang ruang Lab mas, beruntung dapat dijinakkan. Sehingga tidak sampai merembet ke ruangan lainnya,” jelas pria asal Jombang ini.

Diketahui untuk P2BD tahun ini, SMPN 10 Probolinggo mendapat kuota 224 siswa. Sementara daya tampungnya mencapai 625 dari seluruh kelas. (fng/saw)