Pesan untuk Begal, Wakapolres Pasuruan Kota: Pasti akan Ditembak

2387
Wakapolres Pasuruan Kota dalam rilis tindak kriminalitas dalam wilayah hukumnya, Senin (27/8/2018). (Foto : Willy Abraham)

Pasuruan (wartabromo.com) – Seorang begal ditembak petugas kepolisian setelah beraksi di Kota Pasuruan. Sikap tegas itu sebagai bentuk peringatan agar kawanan begal menghentikan tindakan kriminalnya.

Pelumpuhan dilakukan oleh aparat kepolisian Polres Pasuruan Kota, kepada begal bernama Fathan (25). Ia ditangkap setelah beraksi mencegat dua wanita pengendara motor di Jalan Pahlawan Kota Pasuruan.

“Jangan ada begal di Kota Pasuruan. Pasti akan dilakukan penembakan sesuai prosedur dan ketatapan yang berlaku,” tegas Wakapolres Pasuruan Kota, Kompol Pratolo Setiawan, Senin (27/8/2018).

Diceritakan, Fathan dan rekannya nekat mencegat dua wanita itu meski dalam kondisi ramai. Pelaku kemudian mengeluarkan sebilah celurit untuk menakuti korbannya.

Karena ancaman itu pula, kedua wanita itu menyerahkan motornya kepada pelaku, lalu melaporkan kejadian ini ke polisi setempat.

“Pelaku membahayakan keselamatan warga dan juga petugas. Karena kemana-mana selalu membawa senjata tajam. Makanya pelaku ditembak secara terukur, dilumpuhkan semalam,” ujar Pratolo.

Selain melakukan penembakan, untuk mengantisipasi begal di wilayah hukumnya, pihak kepolisian terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat agar selalu waspada.

“Penyuluhan dan pendampingan kepada warga terus dilakukan. Bahkan kami meminta warga untuk meningkatkan penjagaan di sekitar lingkungannya, seperti menggalakkan kembali poskamling. Tidak ketinggalan, patroli petugas bersenjata laras panjang juga terus dilakukan,” kata Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endi Purnomo.

Selain menyikapi bentuk kejahatan begal, Polres Pasuruan Kota juga menyampaikan telah menangkap belasan tersangka dalam berbagai kasus. Mulai dari kasus perjudian, narkoba dan sabu-sabu, hingga pelanggaran disiplin lalu lintas. (hrj/may)