Pasuruan Belajar Sistem Pembahasan APBD Ke Palangkaraya

205
Foto : Ilustrasi/magelang.pattiro.org

Palangka Raya (wartabromo) – DPRD Kabupaten Pasuruan agaknya belum puas dengan sistem pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang selama ini dilakukan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja yang dilakukan oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pasuruan ke Kota Palangkaraya untuk belajar sistem pembahasan APBD dari daerah tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Irsyad yusuf sebagaimana dikutip dari antara.com mengatakan, pihaknya ingin mencari tahu bagaimana sistem mengalokasikan anggaran yang ideal meskipun sebenarnya hal tersebut sudah ada undang-undang yang mengaturnya.

“Kami ingin mempelajari sistem pembahasan APBD daerah ini karena ada beberapa penerapan yang berbeda,” kata  Irsad Yusuf yang datang ke Palangkarayabersama Badan Anggaran DPRD Kabuapaten Pasuruan didampingi instansi teknis terkait.

Menurutnya, meski ada berbagai macam ketentuan yang mengatur penggunaan keuangan negara, namun implementasinya tetap saja berbeda yakni bergantung pada kemampuan dan anggaran daerah masing-masing.

Saat ini, APBD Kabupaten Pasuruan dengan jumlah penduduk 1,7 juta jiwa mencapai Rp 1,6 triliun. Kalau dibandingkan dengan Palangka Raya maka lebih luas Pasuruan dalam pengelolaan anggaran yang digunakan untuk masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Yurikus Dimang mengatakan, dasar pembahasan APBD yang penting adalah proses awal dalam mengalokasikan anggaran, sehingga tidak ada lagi perdebatan. Kalau Pemkot melalui Musrenbang mencari tahu keinginan masyarakat, DPRD melalui kunjungan kerja ke setiap kecamatan/kelurahan menyerap aspirasi masyarakat.

“Saat ini kami juga masih banyak mengalami kekurangan, namun yang pasti kita sama-sama belajar dan berusaha agar penerapan serta pengalokasian anggaran bisa menjadi lebih baik dari tahun ke tahun,” demikian Yurikus. (yog/antara.com)