Para Perintis Usaha Jadi Sasaran Program Satrya Emas

0
53
Sektor perikanan juga jadi sasaran Satriya Emas.

Pasuruan (wartabromo) – Program Pusat Strategi dan Layanan Ekonomi Maslahat (Satrya Emas) menargetkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta masyarakat yang ingin merintis usaha.

“Program ini memiliki sasaran umum dan sasaran khusus yang ingin dicapai,” kata Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, Selasa (24/5/2016).

Sasaran umum dari program ini antara lain mendorong berkembangnya potensi ekonomi lokal dan pertumbuhan ekonomi daerah, terciptanya lapangan kerja baru, berkurangnya angka kemiskinan dan pengangguran yang berujung pada peningkatan pendapatan masyarakat.

“Targetnya agar bertumbuh-kembang wirausaha mikro, kecil dan menengah yang mandiri dan tangguh yang mampu bersaing dipasar lokal, regional maupun internasional utamanya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” jelas bupati yang akrab disapa Gus Irsyad ini.

Adapun sasaran khusus yang ingin dicapai antara lain, jelas Gus Irsyad, yakni terbentuknya UMKM yang berkualitas di Kabupaten Pasuruan (one person one product), meningkatnya jumlah masyarakat yang mandiri dalam usaha pengembangan UMKM, terbentuknya sentra-sentra UMKM di Wilayah Kabupaten Pasuruan, terwujudnya UMKM yang berdaya saing.

Satrya Emas juga diharapkan mampu meningkatnya kreatifitas dan kemandirian UMKM yang ada di Wilayah Kabupaten Pasuruan, menciptakan peningkatan aksepbilitas UMKM terhadap lembaga pembiayaan dan permodalan, mewujudkan networking yang kuat untuk pemenuhan bahan baku dan perluasan jaringan pasar UMKM, mecapai peningkatan komitmen untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan kepedulian menjaga kelestarian hidup.

“Yang berikutnya, dengan Satrya Emas diharapkan tercapai integrasi dan keberlanjutan program dan kegiatan pemberdayaan UMKM serta meningkatnya kesempatan kerja bagi masyarakat di sektor seluruh sektor yang potensial,” urai Gus Irsyad.

Adapun UMKM yang dilayani meliputi berbagai bidang usaha, diantaranya: (1). Pertanian; (2). Kehutanan; (3). Kelautandan Perikanan; (4). Perindustrian; (5). Perdagangan; (6.) Pariwisatadan Ekonomi Kreatif; (7).Komunikasi & Informatika; (8.) Keuangan; (9). Tenaga Kerja; (10). Pendidikan & Kebudayaan.

Strategi konseptual untuk melakukan tugas tersebut adalah dengan mengembangkan konsep local economic development . Konsep ini bertujuan meningkatkan jumlah dan variasi peluang kerja dan aktivitas ekonomi masyarakat . Dalam mencapai itu , Pemerintah Daerah dan kelompok masyarakat dituntut untuk mengambil inisiatif utamanya dalam menumbuhkan , menghidupkan dan mengembangkan berbagai potensi ekonomi atau “ Kerumunan Ekonomi “ yang ada dimasyarakat daerah.

Dalam konteks tersebut, Permerintah Kabupaten Pasuruan mempunyai peran strategis dalam upaya untuk mensukseskan program peningkatan kesempatan, kemampuan dalam bidang pelayanan perekonomian masyarakat yang ber Maslahat, merupakan kegiatan usaha yang memberi kemampuan luas dibidang lapangan pekerjaan dan pelayanan ekonomi yang dapat memiliki peran dalam proses pemerataan peran dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat serta mendorong pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Pasuruan sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Pasuruan tahun 2013 – 2018.

Langkah operasional upaya tersebut , diwujudkan melalui strategi inovatif penguatan koordinasi lintas SKPD di lingkugan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam kontek penguatan ekonomi lokal hingga pada level paling bawah. Sehingga upaya penguatan ekonomi masyarakat tidak bersifat ego- sektoral .

Inovasi tidak hanya terletak pada bagaimana melakukan koordinasi lintas SKPD tetapi juga melibatkan stakeholder ekonomi lain serta penekanan pada pemberian layanan fasilitas ekonomi yang menyentuh pada basis masyarakat , melalui keberadaan pusat pusat layanan ekonomi berbasis kecamatan di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Pusat-pusat layanan ekonomi ini tidak hanya memberikan saran dan konsultasi secara teoritis pada masyarakat , tetapi juga memberikan strategi teknis opersional yang solutif untuk mengatasi berbagai opersional yang solutif untuk mengatasi berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat ( pengangguran, kemiskinan, pendapatan rendah dan sempitnya peluang usaha). (fyd/fyd)