04:15 - Minggu, 22 Oktober 2017
Senin, 13 Maret 2017 | 21:19

Pastikan ada Pembenahan, Walikota Probolinggo Sidak Pop City

Mayangan (wartabromo.com) – Walikota Probolinggo Rukmini dan Tim Pengawas Tempat Hiburan Malam, berkunjung ke Pop City, pada Senin (13/3/2017). Kunjungan itu untuk melakukan evaluasi pembenahan yang dilakukan Pop City.  Sementara, menejemen Pop City berharap pembekuan ijin operasional segera dicabut.

Setibanya di tempat karaoke itu, Walikota Probolinggo dan tim, langsung melihat kondisi Pop City setelah dilakukan pembenahan.  “Untuk evaluasi aja bukan untuk membuka Pop City,” terangnya kepada sejumlah wartawan.

Walikota dan Tim Pengawas, kemudian menggelar rapat internal dengan pihak manajemen Pop City. Sayangnya, awak media tidak diperkenankan untuk meliput rapat koordinasi itu. Meski begitu, usai rapat  yang berlangsung sekitar 45 menit itu, Walikota mengatakan bahwa menejemen Pop City telah memenuhi 13 item rekomendasi wajib dari Tim Pengawas Hiburan Malam. Diantaranya, toilet di luar ruangan karaoke, petunjuk jalur evaluasi dan larangan penjualan minuman beralkohol.

IMG-20170313-WA0224

“Sementara untuk 7 item lainnya masih perlu diperhatikan. Diantaranya, lisensi pemakaian lagu, p3k. serta himbauan pengunjung berpakaian rapi dan sopan,” kata istri mantan Walikota Probolinggo HM. Buchori ini.

Sementara itu Ketua Tim Pengawas Hiburan Malam Agus Efendi, mengatakan, sampai dengan saat ini Pop City masih dinyatakan ditutup sampai hasil evaluasi dari tim pengawas hiburan malam keluar. Diperkirakan hasil evaluasi itu sudah ada dalam minggu ini. “Nantinya jika hasil evaluasi tersebut keluar, Pop City akan dilakukan uji coba operasional. Nantinya akan dilakukan pengawasan kembali, setelah Pop City beroperasi,” ujar pria yang menjabat Kadisbparpora ini.

Di lain pihak,  menejemen Pop City melalui Operational Officer Wisnu Murti, mengatakan, selama dibekukan beberapa karyawan dirumahkan. “Karenanya saya berharap pembekuan ijin operasional ini segera dicabut,” harapnya. (lai/saw)

Komentar Anda

Komentar

Senpi Miliknya Kotor, Tiga Polisi Ini Dihukum Push-up

Dihempas Angin, Rumah Warga Gending Rata dengan Tanah