15:54 - Wednesday, 26 July 2017
Sunday, 4 June 2017 | 15:26

Ngabuburit Asyik di Bukit Keramat


Tiris (wartabromo.com) – Berbicara wisata di Kecamatan Tiris, seakan tak pernah ada akhirnya. Selain Candi Kedaton, Ranu Segaran dan Ranu Agung yang sudah mulai dikenal, ada wisata yang baru, yakni Wisata Bukit Keramat di Desa Andungbiru.

Bukit Keramat letaknya tak jauh dari Candi Kedaton atau sebelum ke Kebun teh Andungbiru. Hanya saja untuk menuju ke lokasi, para wisatawan harus lebih ekstra hati-hati lantaran kondisi jalan setapak yang menanjak.

Bukit tersebut tergolong tinggi, sehingga pemandangannya bagus buat selfi dengan latar belakang panorama gunung dan kebun teh.

Selain berswa foto, pengunjung juga dapat nge-drone wisata Tiris, mulai dari kebun teh hingga ke bukit keramat.

“View_nya sangat bagus, ya buat selfi_selfi. Ditambah dengan suasana yang sejuk, sangat cocok untuk ngabuburit menjelang buka puasa. Kita juga bisa menikmati sejuknya air mancur yang tak jauh dari lokasi ini,” tutur Ahmad Soleh, salah satu pengunjung.

Kepala Desa Andungbiru Essam, mengatakan wisata baru ini disebut dengan Wisata Religi Bukit Keramat. Disebut begitu, lantaran warga sekitar mengkeramatkan puncak itu, karena ada makam salah satu penyiar Islam ke Kecamatan Tiris, yakni Sayydid Abdur Rahman. Letaknya persis di atas bukit sebelah Candi Kedaton.

Meski disebut dengan bukit keramat, orang luar boleh untuk berwisata. Alasannya, karena tempat itu menyajikan pemandangangan yang berbeda.

“Cukup bagus mas, karena diatas bukit paling tinggi. Makanya bisa dikatakan bukit ini menyajikan Tiris dari sudut pandang yang berbeda,” terang Essam.

PicsArt_06-04-03.20.13

Karena masih baru dikembangkan, sarana dan prasarananya belum memadai.

“Nanti kami dan kelompok sadar wisata (darwis) secara bertahap akan melengkapinya. Seperti pembuatan jalan akses menuju tempat tersebut,” lanjut Essam.

Dukungan untuk destinasi wisata baru ini, datang dari Camat Tiris Roby Siswanto. Ia menuturkan pihaknya akan lakukan perbaikan dan pemeliharaan makam yang dikeramatkan tersebut.

“Kita siapkan sarana dan prasarananya dulu. Tinggal poles sedikit Insya Allah akan bagus,” katanya.

Namun, sebelum membangun fasilitas, Camat Roby mengaku masih berencana bersih- bersih bersama.

“Bersihkan lahan disekitar yang banyak pohon kopinya, Mungkin nanti kita akan koordinasi dengan perhutani dan masyarakat yang punya pohon kopi,” ungkapnya. (saw/saw)

Komentar Anda

Komentar

Barikan ‘Nasi Mandi’, Potongan Cerita yang Sempat Tertinggal dari Khotmul Qur’an

Membincang Arifin, Penghafal Qur’an yang Miliki Keterbatasan Melihat