11:00 - Rabu, 24 Januari 2018
Rabu, 10 Januari 2018 | 18:30

Kecewa, Gus Irsyad Sorot Kinerja KPU Kabupaten Pasuruan

Pasuruan (wartabromo.com) – Irsyad Yusuf kecewa dengan kinerja KPU Kabupaten Pasuruan, saat memberikan layanan pendaftaran pencalonan. Iapun menyorot KPU yang dianggap tidak profesional, sehingga mengancam keberadaan partai Hanura terkait dukungan resminya ke pasangan Irsyad Yusuf-Mujib Imron (Adjib).

Kekecewaan tersebut disampaikan Gus Irsyad, panggilan akrabnya, usai melakukan dialog di kantor KPU Kabupaten Pasuruan, berkenaan dengan bakal dianulirnya Partai Hanura sebagai salah satu pengusung pasangan calon Irsyad Yusuf-Mujib Imron (Adjib).

Ancaman itu, karena penyertaan surat keterangan yang menyebutkan ketua partai Hanura Kabupaten Pasuruan, Hermadi diterbitkan oleh biro perjalanan travel sekaligus ketua DPRD Kabupaten Pasuruan. Diketahui, Hermadi merupakan satu-satunya anggota dewan mewakili partai Hanura dalam pemilu lalu.

“Saya terus terang sangat kecewa sebagai pasangan calon, yang kebetulan 100% partai politik yang ada di parlemen itu mengusung kita.
Tapi kenapa di KPU terjadi perdebatan-perdebatan kecil,” ujar Irsyad di halaman kantor KPU Kabupaten Pasuruan, Rabu (10/1/2018).

Dilanjutkan oleh Irsyad, terkait kelengkapan surat keterangan ketidak hadiran Hermadi, pihaknya juga sebelumnya sudah berkonsultasi dan meminta arahan dari KPU.

“Tapi ternyata hari ini, terutama pada salah satu partai pengusung kita Hanura yang ternyata mau dianulir. Kita nggak ada persoalan, tapi tolong dihargai upaya konsultasi yang dilakukan sebelumnya,” imbuhnya penuh sesal.

Hal lain yang menjadi sorotan dan kekecewaannya adalah adanya jawaban berbeda-beda, seperti hari ini yang disebutkan oleh KPU, bahwa surat keterangan harus diterbitkan oleh Kemenag dan Keimigrasian.

“Terakhir kita dimohon ke imigrasi. Itu baru tadi, coba kemarin, kami tentu segera megurusnya. KPU harus profesional, memberi pelayanan pada kontestan seperti saya dan Gus Mujib,” pungkasnya.

Diwartakan, Partai Hanura terancam dianulir sebagai salah satu pengusung pasangan calon Irsyad Yusuf-Mujib Imron (Adjib).

Polemik itu mengemuka, setelah KPU Kabupaten Pasuruan melakukan penelitian administrasi hingga kelengkapan dukungan 9 partai politik yang mengusung pasangan Adjib, ketika melakukan pendaftaran, Rabu (10/1/2018).

Pada saat itu dijumpai, bila ketua Hanura Pasuruan, Hermadi tidak berada di lokasi pendaftaran. Belakangan diketahui, Hermadi tengah melakukan ibadah umroh ke tanah suci.

Video :


(ono/ono)

Dianggap Tak Profesional, Adjib Kecewa Berat dengan KPU

Stok Beras Aman Saat Gelaran Pilkada