Pemuda Terseret Banjir Di Pandaan, Ditemukan Tewas

196


Pandaan (WartaBromo) – Pemuda asal Kediri Jawa timur bernama Yunus (25) yang sebelumnya dikabarkan hilang terseret arus banjir akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas di sungai Desa Karangkepoh Kecamatan Pandaan atau sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, Minggu (25/12) pukul 23.45 Wib.

Korban pertama kali ditemukan oleh Sudarmono, Kepala Tim SAR Pasuruan, dalam kondisi tersangkut di pohon lamtoro dengan luka di bagian dahi sebelah kanan sedalam kurang lebih 5 centimeter serta luka di bagian dagu.

“Saya sempat kaget ketiga melihat ada tapak kaki tersangkut di pohon, namun setelah saya dekati ternyata itu kaki korban,” tuturnya saat dihubungi lewat ponselnya.

Korban pun langsung dievakusi oleh Tim SAR dengan dibantu warga sekitar setelah sebelumnya dipastikan ciri-cirinya sesuai dengan apa yang dilaporkan oleh rekannya pada pihak yang berwajib.

Sebelumnya Tim SAR Pasuruan, Tagana, Muspika Pandaan serta Petugas Pengairan dengan dibantu warga sekitar melakukan pencarian dengan menyusuri bantaran sungai Kali Pucuk

“Alhamdulillah, akhirnya malam ini bisa ketemu juga, ” ujar Sudarmono alias Nogek yang mengaku kondisi malam yang gelap sempat menyulitkan proses pencarian.

Jasad korban kemudian di bawa ke RSUD Bangil guna menjalani otopsi sambil menunggu pihak keluarganya.

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan tersebut sebelumnya dilaporkan rekannya bernama Sukri, hilang terseret arus banjir di sungai Kali Pecuk Kecamatan Pandaan. Kejadian tersebut terjadi saat keduanya sedang buang hajat, Minggu (25/12) sekitar pukul 15.30 Wib.(yog/yog)