Oknum PNS Gasak Kamera DLSR Warga

1008

Probolinggo (wartabromo.com) – Seorang wanita bernama Indah Suryaning Puspita (30), warga Kota Probolinggo menjadi korban gendam oknum PNS. Ia pun harus merelakan kamera DLSR beserta aksesorisnya dibawa kabur pelaku.

Peristiwa apes yang dialami Indah itu, terjadi pada Rabu (11/4/2018) sekitar pukul 10.00. Saat itu, Indah sedang mengepel lantai rumahnya di Gang Bayusari 4, jalan KH. Mohamad Hasan Genggong, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran.

Saat asyik mengepel lantai itulah, datang seorang lelaki dengan menggunakan baju seragam Putih Hitam lengkap lencana Korpri. Pria yang datang menggunakan sepeda matik putih itu langsung masuk tanpa melepas helm. Oleh Indah, tamu itu dipersilahkan masuk ke rumah sebelah yang tidak bersihkan. Namun, tetap masuk ke rumah yang dipel.

Baca Juga :   Mahasiswa Farmasi Unmuh Malang, Dampingi Warga Pahami Cara Gunakan Obat Secara Aman

Oknum PNS mengaku sebagai teman Yoyok Mujiono, suami Indah yang PNS Pemerintah Kota Probolinggo. Pria itu, langsung menanyakan kamera DLSR merek Canon 30D. Tak hanya itu, lampu blits merek YN dan memori juga ditanyakan. Karena mengaku teman suaminya, Indah tanpa bertanya lagi langsung menyerahkan barang yang diminta.

“Saya langsung menyerahkan itu, katanya disuruh suami. Gak tahu, kenapa saya langsung menuruti permintaannya. Bahkan tidak konfirmasi ke suami yang sedang kerja. Kalau wajahnya tidak begitu saya kenali karena tetap menggunakan helm saat masuk ke rumah,” tutur Indah.

Paska mendapatkan barang-barang tersebut, oknum PNS itu langsung ngacir. Saat itulah, menaruh curiga dan langsung menelepon suaminya. “Ternyata suami bilang kalau tidak pernah menyuruh temannya untuk mengambil kamera itu,” tambah ibu rumah tangga itu.

Baca Juga :   Sang Penangkap Tuyul Pencuri Uang Warga Ternyata Seorang Polisi

Menurut Zainal Arifin, kakak korban, kamera senilai Rp. 5 juta itu mempunyai ciri-ciri fisik yang sudah kurang bagus.

“Pada bilik jendelanya ada goresan hitam belas saya bersihkan. Karena itu, saya berharap rekan-rekan fotografer maupun warga umum, yang mengetahui kamera dengan minus tersebut, bisa menghubungi pihak kepolisian atau langsung menghubungi saya,” kata wartawan foto itu. (fng/saw)