07:28 - Senin, 20 November 2017
Kamis, 19 September 2013 | 06:59

Cungrang Diserahkan Mahapati ke Adipati, Pasuruan Genap Berusia 1084

Prasasti Cungkrang - mahapati (Sekda kabupaten Pasuruan) menyerahkan replika prasasti cungkrang pada Adipati Pasuruan (Bupati Irsyad Yusuf). foto : yogie

Prasasti Cungkrang – Mahapati (Sekda Kabupaten Pasuruan) menyerahkan replika prasasti cungkrang pada Adipati Pasuruan (Bupati Irsyad Yusuf). foto : yogie

Pasuruan (wartabromo) – Meski sempat molor, puncak prosesi hari jadi Kabupaten Pasuruan yang digelar di Pendopo Ngawiji Ngesti Wenganing Gusti, Rabu (18/9/2013) malam berlangsung meriah.

Prosesi sakral yang menceritakan cikal bakal lahirnya Kabupaten Pasuruan ditandai dengan penyerahan replika prasasti cungrang dan lontar kintoko yang diambil dari Dusun Sukci Desa Gempol Kecamatan Bulusari dan disampaikan secara langsung oleh Mahapati (diperankan oleh Sekda Kabupaten Pasuruan dan asisten I Pemerintahan ) kepada Adipati Pasuruan (Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf).

Dari pantauan wartabromo, suasana Pendopo Kabupaten Pasuruan terasa berada di jaman keemasan kerajaan Islam Demak Bintoro. Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati Riang Kulup Prayuda duduk di singgasana palenggahan agung didampingi istrinya. Keduanya mengenakan blangkon dan berbusana gamis serba putih serta membawa keris.

Hal yang sama juga terlihat dari pakaian yang dikenakan oleh para kepala SKPD serta pejabat Forpimda Kabupaten Pasuruan.
“Blangkon yang saya kenakan mengisyaratkan Blangkon Jawa Mataraman. Karena Pasuruan juga bagian dari Demak Bintoro, “tutur Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dalam sambutannya.

Irsyad Yusuf menegaskan, Kabupaten Pasuruan merupakan Kabupaten tua di Jawa Timur dengan beragam budaya dan peradapan yang beraneka ragam. Ia berharap, agar hari Jadi menjadi moment penyemangat untuk menjadikan Pasuruan yang sejahtera lahir dan batin.

“Moment hari jadi ini menjadi energi baru dan semangat baru. Sejarah tidak boleh dilupakan,”tambahnya.

Meski puncak prosesi hari jadi berlangsung meriah dan berjalan dengan sukses namun kegiatan yang digelar di Pendopo Kabupaten Pasuruan tersebut tidak bisa disaksikan secara langsung oleh masyarakat Kabupaten Pasuruan. Terkait hal itu, Irsyad mengatakan jika masyarakat umum masih bisa mengikuti sejumlah kegiatan lainnya yang merupakan rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, selain penyerahan replika prasati cungkrang, dalam puncak hari jadi tersebut juga dibacakan sejarah singkat Kabupaten Pasuruan yang dibacakan Ketua DPRD kabupaten Pasuruan, pemberian sejumlah penghargaan kepada seniman dan juga intansi pemerintahan yang berprestasi. (yog/yog)

Komentar Anda

Komentar

Puncak Hari Jadi Pasuruan, Pejabat SKPD Berdandan Islami

Irsyad Yusuf Jawab Kritik Proyek Umbulan