15:11 - Kamis, 23 November 0722
Rabu, 24 Februari 2016 | 15:41

Tremor Terus Menurun, Status Bromo Masih Siaga

Sukapura (wartabromo) – Sejak tiga hari terakhir, aktivitas tremor Gunung Bromo, Jawa Timur menunjukkan penurunan drastis. Meski demikian pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Alam (PVMBG) belum menurunkan status Siaga Gunung Bromo.

Berdasarkan pemantauan petugas PVMBG pos Gunungapi Bromo di Dusun Cemoro Lawang, tremor Gunung Bromo berkisar antara 1 hingga 2 milimeter, dominan 1 milimeter. Penurunan drastis ini terjadi sejak tiga hari yang lalu, padahal pada 21 Februari tremor Gunung Bromo masih berada dikisaran 1 milimeter hingga 18 milimeter.

Penurunan tremor ini, juga dibarengi dengan penurunan ketinggian asap dari 600 mdpk atau 2.929 mpdl menjadi hanya 50 mdpk atau 2.379 mdpl. “Sudah sejak tiga hari yang lalu terjadi penurunan aktivitas yang sangat signifikan,” ujar Kepala PVMBG pos Gunungapi Bromo Ahmad Subhan, Rabu (24/2/2016).

Meski terjadi penurunan aktivitas tremor dan visual asap, pihak PVBMG belum menurunkan status erupsi Bromo. Hingga saat ini, erupsi Bromo masih dalam status siaga. Ahmad Subhan mengatakan, pihaknya tidak mau gegabah untuk menurunkan status siaga menjadi waspada. Penurunan status itu, menurutnya masih menunggu stabilnya tremor yang terjadi di dalam kawah Bromo.

Ia juga masih belum memastikan kapan status siaga erupsi Gunung Bromo akan diturunkan dari siaga menjadi waspada. Atau bahkan statusnya kembali menjadi normal seperti sediakala.

“Laporan yang dikirim oleh kami masih dievaluasi oleh para ahli geologo di kantor pusat PVMBG Bandung. Menunggu stabilnya aktivitas, jangan-jangan nanti ada suplai energi dari dalam kawah,” kata pria asal Banyuwangi ini.

Dengan status siaga, jarak aman bagi warga dan wisatawan masih dalam radisu 2,5 kilometer. Wisatawan masih dapat menikmati keindahan Gunung Bromo dari perbukitan, yakni di Bukit Mentigen, Cemoro Permai, dan Seruni Poin. (saw/fyd)

 

Komentar Anda

Komentar

Di Bawah Erupsi Gunung Bromo, Suku Tengger Merayakan Kuningan

Potensi Wisata Hutan Pinus Yang Terabaikan