Gus Irsyad Promosi Wisata di Jakarta Marketing Week

0
4

gus irsyad di jakarta 2Jakarta (wartabromo) – Promosi potensi pariwisata dan budaya Kabupaten Pasuruan terus digenjot. Berbagai kegiatan pariwisata dan budaya digekar, promosi hingga pameran digencarkan. Bahkan seringkali Bupati HM Irsyad Yusuf terjun langsung memimpin kegiatan dan promosi.

Saat diundang dalam acara Jakarta Marketing Week di Mall Casablanca, Jakarta, Kamis (12/5/2016), bupati yang akarab disapa Gus Irsyad ini membeberkan banyak hal yang sudah dilakukan dalam promosi wisata.

Menurut bupati yang sering terjun langsung menggagas even hingga menghadiri berbagai pameran baik regional maupun nasional ini, Jakarta merupakan salah satu sasaran utama promosi wisata Kabupaten Pasuruan.

“Kabupaten Pasuruan memiliki banyak potensi wisata mulai dari wisata alam, budaya, sejarah hingga religi,” kata Bupati yang memimpin daerahnya meraih 42 penghargaan selama 2015 ini.

Potensi wisata tersebut diantaranya wisata keluarga di Prigen, panorama sunrise Penanjakan Bromo, Taman Safari Prigen, Taman Dayu Golf dan Resort, Finna Golf and Resort, agrowisata tutur, Kebun Raya Purwodadi, wisata budaya berupa Candi Jawi hingga Candi Sumber Tetek, dan wisata religi antara lain Makam Mbah Segoropuro dan Mbah Semendi.

“Itu belum termasuk pemandian alam seperti Banyu Biru dan Danau Grati serta beberapa air terjun dan destinasi lainnya,” terang Gus Irsyad.

Acara tersebut dihadiri Deputi Industri Pariwisata Kemenpar Agus Priyono, Asisten Debuti Koordinasi Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Pelayanan Publik Kemenpan RB R Dwiyoga P Soediarto, Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Didien Junaedy serta Hermawan Kertajaya.

gus irsyad di jakarta 5“Kabupaten Pasuruan merupakan saingan Malang. Kalau Bogor kalah satu langkah dengan Bandung, nah Kabupaten Pasuruan juga seperti itu (dengan Malang). Tapi kini dengan banyak branding yang dilakukan Gus Irsyad, seperti durian Kakap, Kopi Kapiten, Batik Pakrida, mangga Klonal 21, hingga Bangkodir (Bangil Kota Bordir), Kabupaten Pasuruan melangkah seratus kali dan akan segera menyalip Malang,” kata Hermawan panjang lebar.

Deputi Industri Pariwisata Kemenpar Agus Priyono, memberi masukan agar semakin banyak even wisata dan budaya digelar di Kabupaten Pasuruan. Even-even tersebut harus digelar rutin.

“Yang penting tidak usah mempertahankan Penanjakan tapi lebih pada bagaimana menghidupkan segala sesuatu yang ada di kanan kirinya. Setiap bulan ada even tetap seperti pertunjukan tari khas, pasar murah potensi alam dan lain-lain. Itu lebih bagus,” tandasnya.

Dalam acara tersebut rombongan Gus Irsyad dan rombongan juga mengenalkan aneka produk IMKM Kabupaten Pasuruan, seperti olahan apel, Kopi Kapiten, batik, border dan lainnya. (mil/fyd)