Tuntut Jalan Akses, Warga Klampok Blokir Pantura

0
92

Probolinggo (wartabromo.com) – Ratusan warga Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Probolinggo memblokir jalan Pantura Surabaya-Probolinggo, Jumat (12/1/2018). Aksi ini dilakukan setelah pelaksana proyek tol Paspro tak kunjung memenuhi tuntutan warga untuk membuat akses jalan tembus.

Dengan membawa berbagai macam poster berisi aspirasi mereka Diantaranya ‘KPK tolong turun dan cek ada apa dengan kades Klampok’; ‘jamam sudah reformasi mana keadilan bagi kamk’; pak Jokowi kami butuh jalan tembus, empat jalan dibuntu jalan tol, kembalikan jalan nenek moyang kami’ dan berbagai tulisan lainnya.

Mereka juga memblokir jalan dengan menggunakan bambu. Selain berorasi, banyak warga yang duduk-duduk di tengah jalan Pantura Surabaya-Probolinggo. Kendaraan yang hendak lewat terpaksa berhenti karena ada aksi ini.

Aksi terpaksa dilakukan oleh warga yang merupakan petani dan buruh tani itu, karena pelaksana proyek yakni PT. Waskita Karya maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Paspro enggan memenuhi permintaan warga. “Warga sudah tidak percaya dengan janji-janji mereka. Padahal persyaratan untuk membuat jalan tembus itu sudah sesuai spesifikasi,” kata Jumadi, tokoh masyarakat Desa Klampok.

Jumadi meminta maaf kepada pengguna jalan Pantura, karena warga terpaksa memblokir jalan nasional itu. Namun, upaya itu menurut Jumadi terpaksa dilakukan supaya pemerintah pusat mau mendengarkan keluh kesah masyarakat kecil. Dimana para petani dan buruh tani serta warga lainnya, mengalami kesulitan mendapatkan jalan akses ke lahan pertaniannya.

“Dari awal kami tidak ingin mempersulit proyek strategis nasional ini. Namun, nasib kami sebagai petani juga perlu diperhatikan. Karenanya, kami berharap pemerintah pusat atau bapak presiden Jokowi memperhatikan keluhan kami. Karena faktanya, pelaksana proyek di tingkat bawah, arogan kepada masyarakat kecil,” tutur Jumadi.

Hingga saat ini, aksi blokir jalan Pantura oleh warga Desa Klampok yang dilakukan sejak pukul 7:00 masih berjalan. Akibatnya, lalulintas di jalan nasional itu lumpuh. Antrian kendaraan dari arah Probolinggo-Surabaya dan arah sebaliknya alami macet panjang. (saw/saw)