Pemudik Keluhkan Rekayasa Jalan Sekitar Tol Paspro

4050
Kondisi jalanan di seputar tol Paspro. (Foto: AKP Ega, Kasatlantas Polres Probolinggo)

Probolinggo (wartabromo.com) – Volume kendaraan yang melintas di jalur selatan Probolinggo-Lumajang pada malam hari kian padat. Rekayasa arus lalu lintas yang ditetapkan Satlantas Polres Probolinggo pun dikeluhkan pengguna jalan.

Seperti diungkapkan oleh Dianita, salah satu pemudik. Ia menyebut, terjebak selama dua jam di ruas Leces – Malasan. Dianita masuk ruas tersebut sekitar pukul 17.00 WIB.

“Tapi jam tujuh masih aja sampai Malasan. Padat sekali jalannya,” tuturnya, Kamis (6/6/2019) malam.

Ia berharap ada langkah serius dari pemerintah. Agar kejadian macet saat mudik lebaran, dapat diantisipasi. Salah satunya dengan pelebaran jalan. Seperti yang sudah dilakukan di ruas pantura Probolinggo-Situbondo.
“Kalau seperti ini kan sempit, hanya dua jalur. Susah kendaraan mau bergerak. Apalagi ada pembatas yang di tengah itu tadi. Jadi tidak bisa menyalip,” harap Dianita.

Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Ega Prayudi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penguraian kemacetan. Sistem buka tutup di pintu keluar tol Paspro juga dilakukan. Yakni dengan mengabaikan isyarat traffic light. Mengabaikan lampu merah ini dilakukan, untuk menghindari penumpukan kendaraan.

“Benar, masih padat merayap, kami urai dengan sistem buka tutup,” tulis putra komedian Tukul Arwana ini, melalui pesan singkat.

Sebelumnya, pihak Satlantas Polres Probolinggo melakukan rekayasa lalu lintas. Rekayasa lalu lintas tersebut, sedikitnya diterapkan di tiga persimpangan. Meliputi simpang empat Pasar Leces, simpang tiga Banjar Sawah, dan simpang tiga Tegal Siwalan.

Dimana sepanjang jalur tersebut, sempat memerah di aplikasi google map. Mulai dari selatan simpang tiga Jorongan Kecamatan Leces sampai daerah Malasan Kecamatan Tegal, Siwalan, Kabupaten Probolinggo. (lai/saw)