Ratusan Rumah di Kampung Dok Tergenang Banjir

0
416

Probolinggo (wartabromo.com) – Hujan deras selama lebih empat jam membuat pemukiman padat penduduk di Kota Probolinggo, tergenang banjir, Rabu (6/3/2019) malam. Ketinggian air yang mencapai 60 centimeter.

Perkampungan warga yang tergenang yakni dii Kampung Dok, Kelurahan/Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo. Air sudah memasuki pemukiman sejak Rabu sore. Debit air kian meninggi pada Rabu malam, karena hujan terus berlangsung dengan intesitas tinggi. Ketinggian air antara 40-60 sentimeter.

Tidak hanya jalan perkampungan, air juga merendam rumah warga. Mereka terpaksa mengungsikan perabotan rumahnya ke tempat yang lebih tinggi. Warga mengaku terganggu, lantaran tidak bisa tidur pasca rumahnya terendam banjir.

Selain dipicu hujan deras selama hampir empat jam, banjir terjadi karena sistem drainase buruk. “Ya memang kalau curah hujannya terlalu tinggipasti banjir, ini diatas lutut. Sangat kuatir karena ini sudah cukup tinggi. Sungai di dekat sini sudah tak mampu menampung debit air,” ujar Ropik, salah satu warga.

Berdasarkan pemetaan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Probolinggo, banjir telah merendam sekitar 250 rumah. Rumah itu dihuni oleh 250 KK dengan sekitar 500 jiwa lebih. Petugas melaporkan ketinggian air paling tinggi tercatat di rumah Zaenab (57), warga jalan Ikan Paus. Rumah ini terdampak genangan air setinggi kurang lebih 60 sentimeter.

“Air sudah mulai surut. Selain mengandalkan kondisi alam, warga juga melakukan pengurasan air yang di dalam rumah secara manual. Meski begitu, warga kami minta selalu waspada mengantisipasi datangnya banjir susulan, mengingat curah hujan saat ini masih tinggi,” ungkap Koordinator Tagana setempat, Ahmadi.

Selain banjir di Kampung Dok, Kecamatan Mayangan, angin kencang juga melanda Kota Probolinggo. Dilaporkan ada 2 rumah warga di RT/RW:04/01 Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan rusak. Angin itu menyebabkan banyak genteng dan plafon yang jatuh. (fng/saw)