Alhamdulillah, Pasuruan Raih Predikat Kabupaten Layak Anak Kategori Pratama

610
Wakil Bupati Pasuruan saat menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak.

Pasuruan (Wartaromo.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali diberi predikat Kabupaten Layak Anak (KLA). Penghargaan kedua kalinya ini diraih dalam kategori Pratama.

Wakil Bupati Pasuruan, Mudjib Imron menerima langsung penganugerahan Kota/Kabupaten Layak Anak 2019 ini di Hotel Four Points, Makassar, Selasa (23/7/2019) malam. Penghargaan ini diserahkan langsung olehMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise.

”Banyak sekali indicator yang harus dipenuhi oleh daerah yang mendapatkan predikat kabupaten atau kota layak anak. Dan Alhamdulillah, meskipun masih dalam kategori pratama, tapi kita akan terus bekerja keras untuk naik level menuju Madya, Nindya atau bahkan Utama,” kata Gus Mudjib.

Selain KLA, Kabupaten Pasuruan juga menerima penghargaan untuk Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) melalui Hutan Kota Kalirejo di Kecamatan Bangil. Hutan Kalirejo merupakan bagian dari RTH (Ruang Terbuka Hijau) yang mendukung  Bangil sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan. Hutan ini juga bagian dari upaya Kabupaten Pasuruan mempertahankan raihan Piala Adipura.

“Yang paling penting, kita sudah berupaya sekuat tenaga. Salah satunya dengan RBRA Hutan Kalirejo yang kita rintis bertahun-tahun dan akhirnya sukses. Dalam artian, bisa memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat, khususnya sebagai taman bermain anak-anak yang representative dan ramah anak,” lanjutnya.

Masih kata Gus Mudjib, RBRA ini merupakan bagian dari pilot project yang digalakan Pemprov Jatim. Kabupaten Pasuruan, masuk dalam 4 kabupaten/kota yang lolos sertifikasi nasional.

Dijelaskan kemudian, ada berbagai program dan kebijakan anak yang diterapkan Pemkab Pasuruan. Mulai dari OPD, Lembaga Masyarakat, dunia usaha dan media massa yang sudah mendukung dan memenuhi 24 indikator KLA, yang terbagi dari 6 klaster dalam mendukung dalam pemenuhan hak-hak anak.

“Peran serta semua pihak memegang peranan penting. Pemkab Pasuruan tidak bisa sendirian dalam mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang Ramah Anak. Tapi dukungan seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan sampai kapanpun,” imbuhnya.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf mengapresiasi perolehan KLA ini. Irsyad sebut Kabupaten Pasuruan berupaya untuk untuk mewujudkan kesetaraan gender pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Salah satu indicator bahwa kami serius dalam menangani masalah gender, perempuan dan anak adalah dapat dilihat dari Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA). Ini memang masih pratama, tapi kami yakin tahun depan bisa langsung Nindya. Kita optimis sekali, karena banyak progress yang telah kita capai. Ada puskesmas layak anak, sekolah dan madrasah ramah anak, RBRA, dan segala sarana prasarana yang kita buat secara berkelanjutan untuk mewujudkan Kabupaten Pasuruan sebagai Kabupaten Layak Anak” jelas Irsyad. (mil/may)