Sempat Molor, Jembatan Gantung di Atas Aliran Lahar Dingin Semeru Akhirnya Rampung

8123

 

Lumajang (WartaBromo.com) – Jembatan gantung di atas sungai aliran lahar dingin Semeru akhirnya rampung. Jembatan menghabiskan anggaran Rp9 miliar ini disebut-sebut terpanjang di Jawa Timur

Jembatan ini menghubungkan Dusun Kebondeli Selatan, Desa Sumberwuluh dengan Dusun Sumberkajar, Desa Jugosari di Kecamatan Candipuro.

“Pak Presiden @jokowi, Pak Menteri PUPR @KemenPU, TERIMA KASIH, JEMBATAN GANTUNG KAKIREGOYO dengan panjang 198 meter, telah selesai dibangun dengan anggaran Rp9 M,” ujar Thoriqul Haq, Bupati Lumajang melalui official Twitternya.

Anggaran ini kata Cak Thoriq terbilang sangat besar. Sehingga pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan APBD Kabupaten Lumajang, tapi juga menggunakan APBN.

Pembangunan jembatan ini sudah dilakukan sejak November 2020 lalu. Pada Juni tahun lalu, Cak Thoriq sempat mengatakan jika pada awal tahun 2021, warga sudah bisa melewati jembatan tersebut. Namun tak sesuai target atau rencana, karena baru rampung bulan ini.

Baca Juga :   Koran Online 11 Mei : Tabrakan Maut GL100, Beat dan Scoopy, hingga Bupati Probolinggo Rombak Pejabat

“Jembatan ini akan menjadi jembatan gantung terpanjang di Indonesia dengan panjang 198 meter,” kata Cak Thoriq 5 Juli 2021 lalu.

Sekadar diketahui, Jembatan Kaliregoyo dibangun karena keresahan warga Kalibondeli Selatan. Mereka setiap hari harus menyeberangi sungai untuk melakukan aktivitas, seperti sekolah.

Namun apabila banjir lahar dingin, maka warga harus menunggu banjir surut baru bisa melintas.

“Apalagi kalau ada yang sakit atau mau melahirkan, tentu tidak bisa segera dapat ditangani dengan cepat,” ujar Cak Thoriq. (may/ono)