12:03 - Jumat, 20 Juli 2018
Kamis, 25 Desember 2014 | 13:56

Isi Libur Sekolah, Anak Pantai Main Ski di atas Lumpur

skilot lekok pasuruanLekok (wartabromo) – Libur sekolah biasanya dimanfaatkan oleh sejumlah keluarga untuk mengajak anak-anaknya pergi ke tempat-tempat wisata favorit maupun ke mall dan wahana permainan.

Namun, berbeda dengan anak-anak nelayan di Desa Tambaklekok Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan ini. Mereka justru memulai masa libur sekolahnya dengan bermain ski lot di pinggir pantai di daerah setempat.

Ski lot adalah sebuah permainan dengan papan ski di atas celot (Madura : lumpur) dengan menggunakan sepotong papan yang biasanya digunakan oleh para nelayan untuk mencari kerang di pinggir pantai.

Seperti yang dilakukan oleh, Munir, bocah kelas 4 SD Tambaklekok ini. Bersama sejumlah teman-temannya, ia pergi ke pinggir pantai sambil menenteng papan peluncur yang sudah biasa mereka gunakan untuk membantu orang tuanya mencari kerang.

Candaan dan gurauan, anak-anak ini pun memecah deburan ombak pantai yang mulai surut di siang hari. Tanpa basa-basi, anak-anak ini pun mulai beraksi dengan menaiki papan masing-masing dan meluncur satu sama lain.

“Kita berlomba adu cepat,” kata Munir kepada teman-temannya.

Tak pelak, aksi ski lot yang dilakukan anak-anak itu pun membuat suasana pantai menjadi ramai, sejumlah nelayan yang ada disekitar pantai sesekali melihat aksi anak-anak nelayan ini beradu cepat.

“Ya. Ini hiburan gratis buat ngisi liburan anak-anak,” kata Munib, salah seorang ayah dari salah satu anak-anak tersebut.

Sayang, permainan skilot anak-anak ini tak bisa dilanjutkan hingga sore mengingat air laut mulai pasang dan lumpur di sisi pantai pun mulai tergenang air.

Untuk diketahui, Ski Lot Lekok telah menjadi wisata pantai di kawasan ini. Atraksi tradisional masyarakat nelayan pantai  Lekok  berupa Ski Lot (ski di atas celot atau lumpur) biasanya digelar  dan  disajikan setiap tahun pada Hari Lebaran Ketupat di Pantai Kecamatan Lekok. (yog/yog)

Filed in

Ketika Ibu-ibu Upacara Bendera

Jamaah Haul Kiai Hamid Bisa Bermalam di Pendopo Pasuruan