22:09 - Senin, 11 Desember 2017
Senin, 12 Juni 2017 | 00:49

Hanura Pasuruan Pertanyakan Sikap Pasif Parpol Menghadapi Pilkada 2018

 

Pasuruan (wartabromo.com) – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Pasuruan pertanyakan sikap partai-partai yang cenderung pasif dalam persiapan pertarungan pemilihan Bupati/Wakil Bupati yang serentak digelar tahun 2018 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh sekretaris cabang Partai Hanura Kabupaten Pasuruan, M Ridwan, dalam sambungan seluler, Minggu (11/6/2017) malam.

Ia mengungkapkan bahwa, sikap partai di wilayah Kabupaten Pasuruan terkesan tidak serius dalam mempersiapkan sosok calon pemimpin untuk mengurus kesejahteraan masyarakat nanti.

PicsArt_06-11-09.26.43

“Putaran tahapan dalam pilkada sudah hitungan bulan, namun ini ada apa kok partai-partai sampai saat ini adem ayem,” kata Ridwan heran.

Lebih lanjut, sikap ini ditunjukan Ridwan setelah sejumlah partai politik dinilai ‘minim respon’ saat pihaknya berupaya melakukan komunikasi dalam beberapa waktu terakhir.

Kecurigaan pun muncul, bahwa dinginnya suhu politik menjelang pilkada ini, disinyalir sengaja diciptakan oleh sejumlah partai, terutama kelompok partai politik yang memiliki kekuatan besar di Pasuruan.

“Jangan-jangan ini memang ‘lelucon’ partai kuat. Makanya jika memang harus menambah kekuatan, ya ayo sekalian, usung calon dari incumbent misalnya atau bagaimana?,” tambahnya dengan nada tinggi.

Pria yang akrab dipanggil Ovu ini kemudian kembali mengingatkan bahwa partai merupakan media untuk meneguhkan komitmen edukasi politik kepada masyarakat dan sepatutnya sedini mungkin partai mengenalkan figur-figur yang dianggap pantas untuk dijagokan menjadi pemimpin daerah.

“Masyarakat memiliki hak untuk mendapat gambaran siapa-siapa saja calon pemimpinnya, layak apa tidak. Nah, idealnya sekarang waktu yang tepat partai-partai menunjukkannya,” pungkas Ovu. (ono/ono)

 

Eddy Paripurna, Mantan Wabup Pasuruan Daftar Cabup PDIP

Kyai Kampung Sodorkan Ketua Golkar dan Sekretaris PKB Dampingi Gus Irsyad Maju di Pilkada 2018