23:58 - Selasa, 17 Juli 2018
Selasa, 3 April 2018 | 09:03

Koran Online 3 April : Warga Blokir Akses Jalan Proyek Tol, hingga Warga Kabupaten Pasuruan yang Tak Miliki KTP-el Miliki Hak Pilih

Beragam peristiwa kami sajikan pada 2 April 2018 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Selasa (3/4/2018). Mulai dari Warga Blokir Akses Jalan Proyek Tol, hingga Warga Kabupaten Pasuruan yang Tak Miliki KTP-el Miliki Hak Pilih:

  1. Tuntut Perbaikan Jalan, Warga Blokir Akses Menuju Wisata Bhakti Alam

Pasuruan (wartabromo.com) – Warga Dusun Puntir, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan blokir jalan. Warga tagih janji perbaikan jalan rusak, imbas lalu lalang truk proyek tol hingga truk pabrik pemecah batu.

Terlihat sebuah banner bertulis “Mohon Maaf, Kendaraan Proyek/Perusahaan Sementara Tidak Boleh Melewati Sebelum Jalan Diperbaiki”, berada di tengah jalan pertigaan masuk Dusun Puntir.

Selain banner, warga menutup tong dan kayu di tengah jalan hingga menutup akses ke lokasi menuju wisata Bhakti Alam Ngembal tersebut. Simak Selengkapnya.

 

  1. Rombongan asal Probolinggo Tenggelam saat Lakukan Ritual Penyembuhan

Jember (wartabromo.com) – Warga Kabupaten Probolinggo tenggelam di perairan Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, ternyata sedang melakukan ritual. Kegiatan itu untuk menyembuhkan salah satu anggota rombongan, yakni Alma (25, warga Desa Roto, yang sedang sakit.

Dari keterangan yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, rombongan yang dipimpin Kusnan (30), warga Roto, Kecamatan Krucil itu, hendak melakukan ritual penyembuhan penyakit yang diderita Alma. Dalam kegiatan ritual pada dinihari itu, direncanakan rombongan laki-laki mandi lebih dulu di Pantai Paseban. Baru setelahnya diikuti oleh kaum perempuan. Simak Selengkapnya.

 

  1. Ratusan Pemilik Konter di Probolinggo Tuntut Cabut Pembatasan Nomor Ponsel

Probolinggo (wartabromo.com) – Ratusan pengusaha konter di Probolinggo berdemo di kantor DPRD Kota Probolinggo, Senin (2/4/2018). Mereka menuntut pencabutan, peraturan pemerintah yang membatasi maksimal 3 kartu perdana, untuk satu nomor induk KTP.

Aksi itu dilakukan dengan berjalan kaki sejauh 1 kilometer, dilakukan oleh pemilik konter tergabung dalam Kesatuan Niaga Celuler Indonesia (KNCI) Probolinggo, menuju Kantor DPRD Kota Probolinggo. Sembari membawa poster, mereka menolak Peraturan Pemerintah tentang dibatasinya kartu perdana bagi setiap orang. Sebab pembatasan itu, sangat berdampak bagi tiap outlet. Simak Selengkapnya.

 

  1. KPU Kabupaten Pasuruan Pastikan 40.192 jiwa Tak Miliki KTP-el Miliki Hak Pilih

Pasuruan (wartabromo.com) – Terdapat 40.192 jiwa tak miliki KTP elektronik (KTP el), sehingga terancam kehilangan hak pilih dalam Pilkada serentak di Kabupaten Pasuruan. Namun, KPU memastikan puluhan ribu calon pemilih tersebut, terus dilakukan verifikasi, masuk dalam database Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan.

Devisi Perencanaan dan Data KPU Kabupaten Pasuruan, A Faizin menyebutkan, salah satu upaya dilakukan KPU Kabupaten Pasuruan dengan mengajak Panwaslu, bersama-sama melakukan kordinasi ke Dispendukcapil, agar temuan hasil coklit (pencocokan dan penelitian) dalam proses penetapan daftar pemilih, nanti dapat terverifikasi. Simak Selengkapnya.

 

  1. Remaja ini Ditangkap Polisi Setelah Gagalkan Pertunangan, Sebabnya Bikin Ngelus Dada

Purwosari (wartabromo.com) – Remaja ini ditangkap polisi gara-gara kasus persetubuhan. Ia dilaporkan telah menghamili seorang remaja putri dan menggagalkan hubungan pertunangan, yang coba dibina sebelumnya.

Tia (nama samaran), remaja putri tersebut berasal Desa Sumbermojo, Kecamatan Purwosari. Ia hamil 6 bulan, setelah disetubuhi tunangannya, bernama PIK (21). Pria muda berasal dari desa yang sama dengan Tia tersebut, mengaku menyetubuhi Tia hingga sepuluh kali. Simak Selengkapnya.

 

  1. Tengkulak Masih Jadi Pilihan Petani Pasuruan Jual Hasil Panen

Pasuruan (wartabromo.com) – Menjual gabah kering hasil panen ke tengkulak, masih menjadi pilihan petani di Kabupaten Pasuruan. Selain harga lebih tinggi, petani juga lebih mudah bila dibandingkan dengan menjual panenannya ke Bulog.

“Panenan ini dibeli dengan harga Rp 450.000/kwintal (Rp 4.500/kg). kalau harga Bulog katanya juga menyesuaikan, tapi saya sendiri tidak tahu seberapa tinggi. Yang saya ketahui, Bulog membeli dengan harga lebih murah,” kata M Fathan, petani Desa Tondosoroh Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan. Simak Selengkapnya.

 

  1. 10.122 Siswa SMK di Pasuruan Ikuti UNBK Tahun 2018

Pasuruan (wartabromo.com) – 10.122 siswa-siswi di 62 SMK Negeri/Swasta se-Kota dan Kabupaten Pasuruan, mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Bila sebelumnya, mereka terbagi dalam tiga sesi, tahun ini ujian digelar jadi dua sesi.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur untuk Kota dan Kabupaten Pasuruan, Indah Yudiani mengatakan, sebelum pelaksanaan UNBK tahun ini, pihaknya sudah menghimbau semua lembaga SMK/SMA di Kota dan Kabupaten Pasuruan untuk menambah jumlah lab dan komputer, sehingga dapat mempersingkat waktu ujian siswa itu sendiri. Simak Selengkapnya.

Jadwal Tanding Padat, Pemain Persekabpas Coba Terapi Berendam Air Es

Antisipasi Kecurangan Pajak, Pemkab Pasuruan Pasang Tapping Box