11:02 - Sunday, 20 August 2017

Bromosiana

Warta Terkini on Bromosiana
Nasionalisme Abang-abang Lambe

Nasionalisme Abang-abang Lambe

Kita orang Indonesia, memang paling ahli dalam berbasa-basi. Kesopanan kita, tercermin paling tidak dari pilihan ungkapan dan basa-basi. Kita tidak suka dengan ungkapan-ungkapan vulgar yang to the point dalam rangka menjaga jati diri bangsa. Misalnya, mau bilang rampok uang negera, kita perhalus... Selengkapnya »

Penyesalan Sang Veteran

Penyesalan Sang Veteran

Agustusan kali ini, apapun yang terjadi, Firman Murtado harus berhasil mewujudkan cita-cita lamanya untuk mendatangkan para veteran ke balai desa untuk memberi petuah kepada semua orang di kampungnya. Tapi memang tak gampang. Tahun lalu ia hampir jotosan sama ketua karang taruna yang bukan hanya... Selengkapnya »

Agustusan Terahir

Agustusan Terahir

Wak Carik, Kepala Desa, Gus Hafidz dan beberapa tokoh desa masih jandoman selepas rapat Agustusan. Rapat memutuskan kampung Cak Manap akan menggelar berbagai macam kegiatan dalam rangka mengisi acara Agustusan. Makanya, sebulan penuh mereka akan mengadakan kegiatan. Nah, saat jandoman santai itu... Selengkapnya »

Pikenik Alas Kobong

Pikenik Alas Kobong

Namanya juga pengangguran terselubung, maka tak heran kalau kanjeng Firman Murtado masih keluyuran meski kantor PT. Masa Depan Suram sudah beroperasi. Purik karena gaji tak juga naik dan amat rutin tersendat, maka ia sak enake udele dewe ngantor. Jangankan dia, wong yang punya NIP saja begitu,... Selengkapnya »

More from Bromosiana

Syakarotul Maut Urang Windu  

Kiamat itu, seakan-akan kitalah panitianya. Gusti Allah seakan tinggal meng-ACC. Segala ikhtiar dan tim suksesnya adalah kita, ras manusia. Kok kita? Ya, karena se-nggragas-nggragasnya... Selengkapnya »

Sekolah Jurusan Kuli

Naik angkot karena ngeri dengan jeglongan sewu dan takut kena tilang, Firman Murtado malah terjebak dalam konferensi ibu-ibu yang ngecemes bercerita soal pendaftaran sekolah... Selengkapnya »

Gerakan Dilarang Sambat

Yang namanya hidup, memang tak lepas dari ujian. Tapi yang menimpa rakyat di kampung Cak Manap, lebih rutin dan komplit. Pusing akibat nemblongi utang biaya pesta lebaran belum usai, biaya... Selengkapnya »

Umbulan dan Ajian Mati Raga

Sedang asyik mengamati ikan wader yang rebutan wedokan di antara bebatuan, Ustdaz Nur Buwat memanggil Firman Murtado. “Mas, mari kesini,” kata lelaki tua yang sudah puluhan tahun... Selengkapnya »

Tabur Bunga Jeglongan Sewu

Tiap hari, eh tiap jam terjadi kecelakaan di jalanan kota Cak Manap. Sayangnya itu di alam nyata, bukan dalam game balapan. Jadi begitu der, korban bisa benar-benar game over. Ndak bisa bangun... Selengkapnya »